Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Menyelenggarakan Kampanye Anti Narkoba

0
190

Berlokasi di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Humas Kanwil Bea Cukai Sulbagtara menyelenggarakan Kampanye Anti Narkoba. Kegiatan ini berlangsung mulai Senin, 12 Maret 2018 dan direncanakan akan berlangsung selama 6 hari berturut-turut hingga Jumat, 16 Maret 2018. Didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas, Rujito, kegiatan yang mengusung tema “Tanpa Narkoba, Hidup Bahagia” ini berlangsung lancar.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan dampaknya yang dahsyat, baik bagi si pemakai, lingkungannya, dan negara. Hal ini sesuai dengan salah satu tugas dan fungsi bea cukai yaitu community protector, mengingat Indonesia saat ini sedang dalam kondisi darurat narkoba.

Selain kampanye Anti Narkoba, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh Humas Kanwil Sulbagtara untuk mensosialisasikan ketentuan terkait fasilitas-fasilitas bea cukai yang diberikan kepada masyarakat. Beberapa diantaranya adalah ketentuan tentang Barang Bawaan Penumpang sesuai dengan peraturan terbaru yaitu PMK 203/PMK.04/2017 tentang ketentuan ekspor dan impor barang yang dibawa oleh penumpang dan awak sarana pengangkut. Ketentuan tentang Barang Bawaan Penumpang dirasa sangat penting untuk disampikan kepada masyarakat melihat fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak dari mereka yang belum mengetahui peraturan terbaru ini. “Dengan adanya sosialisasi seperti ini saya jadi ngerti tentang aturan terbaru bea cukai”, ujar salah satu penumpang. Bukan hanya penumpang domestik, para turis asing pun juga menjadi sasaran sosialisasi tentang ketentuan Barang Bawaan Penumpang ini. Mereka nampak antusias dengan adanya kegiatan ini dan memberikan respon yang positif.

Selain ketentuan tentang Barang Bawaan Penumpang, Humas Kanwil Sulbagtara juga menyampaikan ketentuan tentang Barang Kiriman. Hal ini sesuai dengan PMK 182/PMK.04/2016 tentang ketentuan impor barang kiriman. Sosialisasi tentang ketentuan barang kiriman ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat karena banyak dari masyarakat yang belanja atau mendapatkan barang kiriman dari luar negeri.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa mengenali apa itu narkoba dan dapat menjauhi barang haram tersebut.

BAGIKAN