JALIN SINERGI DENGAN PHILIPINA, KANWIL DJBC SULAWESI BAGIAN UTARA LAKUKAN KUNJUNGAN KE KANTOR KONSULAT JENDERAL PHILIPINA DI MANADO

0
307

Pertemuan antara Vice Consul Jenderal Philipina, Mr. Manual C. Ayap dengan Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara yang dipimpin oleh Cerah Bangun, dilaksanakan di kantor Konsulat Jenderal Philipina Manado pada Jumat, 6 September 2019.


Topik pembicaraan dalam kunjungan tersebut mengenai hubungan perdagangan antara Sulawesi Utara, Indonesia dan Davao, Philipina sebagai wilayah yang berdekatan dengan Provinsi Sulawesi Utara. Pihak Konjen Fhilipina menyambut baik kunjungan dari Kanwil DJBC Sulbagtara tersebut. Kedua belah pihak menyadari bahwa di daerah Sulawesi Utara maupun Davao City terdapat potensi perdagangan yang selama ini belum maksimal untuk ditingkatkan dan dinilai dapat memberikan keuntungan bagi kedua wilayah. Terdapat beberapa komoditi seperti pisang, durian, dan daging sapi dari Philipina untuk dapat memasuki pangsa pasar Sulawesi Utara maupun Indonesia Timur, serta beberapa komoditi seperti produk perikanan, kelapa dan turunannya, rokok, minuman beralkohol serta hasil pertambangan dari Sulawesi Utara yang dapat dipasarkan ke wilayah Philipina melalui Davao City.


“Untuk peningkatan perdagangan kedua wilayah, terdapat kapal dari Sulawesi Utara ke Fhilipina atau sebaliknya dan rencana penerbangan langsung dari Davao City ke Manado yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pengusaha dari kedua wilayah.” ungkap Mr. Manual Ayap.


Mr. Manual Ayap juga mengusulkan adanya pertemuan antara instansi pemerintah seperti Bea Cukai, Karantina, Perdagangan, dan para pengusaha guna memfasilitasi perdagangan dari kedua wilayah termasuk mensosialisasikan peraturan yang berkaitan dengan kepabeanan, karantina dan perdagangan yang berlaku di kedua negara. Hal tersebut penting karena selama ini pihak Philipina kurang memahami peraturan yang berlaku di Indonesia. Selain itu, beliau menambahkan agar dilakukan tukar menukar data perdagangan antara wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya dengan wilayah Davao City dan sekitarnya sehingga potensi perdagangan pada masing-masing wilayah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pengusaha.


Dalam diskusi tersebut, Cerah Bangun menyoroti terkait perdagangan melalui pelabuhan-pelabuhan kecil seperti Talaud dan Sangihe yang memungkinkan masuknya barang-barang terlarang seperti narkotika ke wilayah Indonesia dari Fhilipina. Menanggapi hal tersebut, Mr. Manual Ayap meyakinkan tidak terdapat narkotika yang masuk ke Sulawesi Utara melalui Davao City karena wilayah tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah Philipina. Apabila terdapat barang terlarang yang masuk ke wilayah Sulawesi Utara dari Philipina, barang tersebut sudah dapat dipastikan bukan berasal dari Davao City.Diskusi ditutup dengan komitmen dari kedua belah pihak untuk sama-sama memberikan dukungan agar perdagangan kedua wilayah menjadi semakin meningkat dan saling menguntungkan.


#beacukairi
#kanwilbcsulbagtara.
#beacukaimakinbaik
#SetiapKitaAdalahHumas
#SinergiDJBCdanKonsulatPhilipina
#kegiatanBC

BAGIKAN