Jadi Bahan Hand Sanitizer, Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Hibahkan 3.168 Liter Captikus

0
188

 Di tengah sulitnya mendapatkan hand sanitizer di Sulawesi Utara, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) mendukung penggunaan minuman beralkohol captikus sebagai bahan dasar pengganti alkohol untuk membuat hand sanitizer. Bahkan langsung memberikan hibah berupa minuman mengandung etil alkohol (MMEA) golongan C tanpa merk jenis Captikus dengan kandungan alkohol ±32.58%

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Cerah Bangun mengungkapkan bahwa captikus jenis barang yang dihibahkan itu memiliki isi bersih 600 ml tanpa dilekati pita cukai, sebanyak 220 karton atau 5.280 botol, dengan kisaran berat total 3.168 liter. Adapun perkiraan nilai barang yang dihibahkan yakni sebesar Rp253.440.000 (dua ratus lima puluh tiga juta empat ratus empat puluh ribu rupiah).

“Barang hibah ini merupakan hasil penindakan yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagtara pada Jumat, 15 November 2019 di pelabuhan penyeberangan Ferry,  Kota Bitung,” jelas Cerah, Kamis (9/4).

Dalam persiapan hibah, Kanwil Bea Cukai Sulbagtara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai penerima hibah dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara dengan hasil bahwa Barang Milik Negara (BMN) berupa MMEA golongan C tanpa merk jenis Captikus mengandung alkohol ±32.58%, isi bersih 600 ml tanpa dilekati pita cukai, sebanyak 220 karton (5.280 Botol) atau sejumlah 3.168 liter disetujui untuk dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sesuai Surat Nomor S-01/MK.6/WKN.16/2020 tanggal 06 April 2020.

Dalam pelaksanaannya captikus hibah ini digunakan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer, melalui proses pengolahan lebih lanjut sehingga bermanfaat bagi kepentingan masyarakat. Penerima hibah, dalam hal ini Gubernur Provinsi Sulawesi Utara juga bersedia mengolahnya menjadi hand sanitizer.

“Hal ini tertuang dalam Surat Nomor 440/20.2331/Sekr tanggal 06 April 2020 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, yang bersedia menerima hibah berupa Captikus sebanyak 5.280 Botol (kemasan 600 ml). Diharapkan ini bisa diolah dengan baik menolong masyarakat dalam pencegahan virus covid-19,” sebut Cerah.

Menurutnya, pihaknya berkomitmen berkontribusi dan berperan aktif membantu kepentingan masyarakat supaya wabah corona cepat berlalu. “Sekiranya bahan baku hand sanitizer dapat terpenuhi, sehingga upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 dapat optimal, serta kesehatan masyarakat pun terjaga baik,” imbuhnya lagi. 

#beacukairi
#kanwilbcsulbagtara
#setiapkitaadalahhumas
#beacukaimakinbaik

BAGIKAN