Pemusnahan Barang Milik Negara Hasil Penindakan Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara

0
135
Manado (25/11/2020)- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Manado dan KPPBC Bitung terus berkomitmen menjalankan perannya sebagai Community Protector yaitu melindungi masyarakat dari barang-barang yang dibatasi/dilarang dan mengamankan keuangan negara melalui penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.
Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut dan tanggung jawab publik atas penyelesaian barang hasil penindakan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara, KPPBC Manado dan KPPBC Bitung melakukan pemusnahan terhadap barang tangkapan hasil pelanggaran kepabeanan dan cukai dengan perkiraan barang senilai Rp 1.010.905.360,00 (Satu Miliar Sepuluh Juta Sembilan Ratus Lima Ribu Tiga Ratus Enam Puluh Rupiah).
Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai bersama dengan TNI/POLRI, Kejaksaan, Pemerintah Daerah selama periode 2018 s.d. 2020 dan telah mendapat persetujuan pemusnahan oleh Menteri Keuangan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Adapun uraian barang-barang milik negara yang dimusnahkan berupa:
a. 1.240.552 batang rokok ilegal dengan berbagai jenis dan merk.
b. 9.997 botol Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal dengan berbagai
golongan dan merk. Selain barang-barang milik negara di atas terdapat pula MMEA yang telah kadaluarsa dan tidak layak konsumsi sehingga atas barang tersebut akan dilakukan pemusnahan sebanyak 26.400 Botol.
Pemusnahannya dilakukan dengan cara dibakar pada tungku pembakaran untuk rokok dan digilas dengan alat berat untuk Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA). Dalam pelaksanaan pemusnahan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Barang yang dimusnahkan merupakan barang kena cukai yang ditindak karena melanggar Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai yaitu tidak dilekati pita cukai, dilekati pita cukai palsu dan juga bekas, serta dilekati pita cukai yang bukan peruntukkannya.
BAGIKAN