Focus Group Discussion “Menembus Pasar Ekspor Singapura”

0
85

Sebagai upaya dalam mengoptimalkan ekspor dari Sulawesi Utara dan mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang Atase Perdagangan KBRI Singapura, Rumaksono dan Atase Keuangan KBRI Singapura, Deni Surjantoro, serta mengundang Instansi Daerah dan perusahaan terkait. Forum ini dilaksanakan pada Selasa (02/03) secara daring, bertemakan “Menembus Pasar Ekspor Singapura”.

Forum ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Cerah Bangun, dan dalam sambutannya mengatakan bahwa FGD ini sebagai salah satu sarana untuk membuka pasar ekspor komoditas Sulawesi Utara.

“Diperlukan bisnis yang efisien, kompetitif dan konsisten untuk menembus pasar Singapura, salah satunya melalui direct call ekspor udara dari Manado ke Singapura” Ungkap Cerah.

Saat ini, telah berjalan direct call export jalur udara dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado ke Jepang yang rutin terjadwal setiap hari Rabu dengan pesawat Garuda Indonesia.

Atase Perdagangan KBRI Singapura, Rumaksono menyampaikan hal terkait potensi, peluang, serta ketentuan pemasukan produk perikanan ke Singapura. Pada dasarnya, Singapura merupakan negara yang terbuka terhadap pemasukan produk perikanan.

Sementara itu, Atase Keuangan KBRI Singapura, Deni Surjantoro, menyampaikan tentang proses impor di Singapura, komoditas yang terkena bea masuk dan pajak barang dan jasa.

Kegiatan ini selaras dengan peran Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance, yang terus mendorong potensi ekspor daerah.

“Diharapkan forum ini menjadi langkah sinergi bersama untuk meningkatkan ekspor dan pemulihan ekonomi nasional” Tutup Cerah.

BAGIKAN