Sosialisasi Rokok Ilegal kepada Masyarakat dan Pedagang di Kota Gorontalo

0
127

Masih maraknya peredaran rokok illegal yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat, membuat Bea Cukai harus segera bergerak untuk mencegah peredarannya lebih meluas. Maka dari itu, sebagai bentuk implementasi dari salah satu tugas utama Bea Cukai, yaitu Community Protector (melindungi masyarakat dari barang-barang illegal), Bea Cukai di seluruh Indonesia melaksanakan operasi yang disebut dengan Operasi Gempur Rokok Illegal.

Sosialisasi dilakukan di dua tempat berbeda di Kota Gorontalo, yaitu di Pasar Tradisional Dumbo, dan Pasar Senggol. Lokasi ini dipilih karena banyak warung-warung yang menjual rokok sebagai salah satu barang dagangannya.

Kegiatan ini dipimpin oleh Budi Santoso, selaku Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, serta dengan beberapa pegawai lainnya.

Sosialisasi ini tentunya bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai betapa pentingnya peran dari masyarakat dalam mencegah peredaran rokok illegal, khususnya dalam bagaimana mengenali rokok yang dianggap sebagai rokok palsu.

“Salah satu ciri-ciri dari rokok illegal yaitu harganya yang sangat murah dibanding rokok lainnya, menggunakan merk yang tidak jelas, serta menggunakan pita cukai palsu” ucap Budi.

Sebagai informasi, rokok illegal adalah rokok yang penjualannya menggunakan pita cukai palsu atau tidak menggunakan pita cukai sama sekali. Pita cukai yang palsu dapat dilihat dari cetakannya yang tidak jelas, tidak sesuai peruntukannya, atau tidak ada gambar hologramnya dan juga pita cukai yang palsu dapat diidentifikasi dengan menggunakan sinar Ultraviolet, atau dengan menggunakan alat khusus.

Yuk bersama-sama kita mencegah peredaran rokok illegal!

BAGIKAN